Indonesiaku
Disamping sekelumit kisah negeri ini, di dalam lubuk hati saya tetap cinta Indonesia. Terlebih lagi bagi yang pernah tinggal jauh dari tanah air dan membawa nama negeri ini, rasa nasionalisme akan semakin menguat. Kebetulan semester pendek ini saya mengulang mku Pancasila, rasanya ga penting, motivasi sayapun hanya ingin memperbaiki nilai tapi dengan melihat kembali sejarah perjuangan para pahlawan sehingga terbentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, rasanya penting sekali kita mensyukuri kemerdekaan 17 Agustus 1945. Apalagi setelah ntn dvd Nagabonar jadi 2. Rakyat Indonesia yang sempat merasakan perjuangan begitu polos, dipenuhi cita-cita ideal. Nilai-nilai luhur telah mengkristal secara utuh dan menjiwa. Cinta dan ketulusan hati. Setia dan mengabdi. Yg hari gini sangat langka dan didamba semua orang. Terharu dan sedih lebih tepatnya, kemana lunturnya nilai keikhlasan. Menghayati lirik-lirik lagu wajib dan nasional apalagi seperti taun lalu di selasar dibawain jazzy tu ngena' bgt.
Saya tarik lebih jauh, semua ini terjadi memang krn kehendak Allah. Kita memang diwajibkan membela negara tempat kita tinggal serta tunduk dan patuh dengan segala peraturannya. Allah memberi hadiah kemerdekaan bagi bangsa Indonesia krn rakyatnya sendiri mau berjuang merubah nasib. Niat lurus para pahlawan membuahkan keyakinan dan kegigihan. Para pahlawan gugur insyaAllah digolongkan mati syahid. Tapi hari gini meski nilai-nilai luhur tercantum dalam Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum, Indonesia kini jauh dari harapan para pendiri dan pejuang terdahulu. UUD 1945 merupakan jabaran rinci dari kelima sila Pancasila, yang tentunya rancangan manusia yang masih jauh dari sempurna. Perundangan-undangan di negeri ini kurang tegas dan mengikat. Tidak perlu berkesan menakutkan juga asalkan rakyatnya senantiasa memiliki hati yang bersih yang tercermin melalui akhlaknya yang indah. Rasanya muluk tapi saya tau dalam diri kita masing-masing ingin turut mengharumkan nama bangsa ini. Tapi ingin sekali saya melihatnya dengan cara kita sendiri sebagai bangsa Indonesia, nilai-nilai ketimuran yang islami. Think globally, act locally. Let's keep it that way!
Lagu Syukur cipt. H Mutahar
"Dari yakinku teguh, hati ikhlasku penuh, akan karuniaMu
Tanah Air Pusaka.. Indonesia merdeka
Syukur aku sembahkan kehadiratMu Tuhan"


0 Comments:
Post a Comment
<< Home