a little piece of me

no life has an ordinary story and in the end nothing would really matter

Saturday, 16 June 2007

Selling The Drama

Kmrn lusa abis uas ekonomi kesehatan.. slalu ada aja yg pgn ditulis udahnya. Dosen aneh itu ternyata cukup inspiratif haha.. membiarkan saya berpikir bebas. Smua org nganggep dia aneh.. emg aneh sih aplikasi teorinya nabrak sana-sini. Tp saya liatnya lucu aja.. celetukannya suka ga penting.. kebetulan saya seneng merhatiin yg ga penting haha.. lagian emg smua ilmu itu integrated kan?
Mulai dr mana ya.. intinya saya sadar satu hal yg namanya energi dan keseimbangan yg saya kaitkan dengan berpindahnya 3 org yg dilihat secara lazim belum waktunya pergi dari dunia ini. 3 org itu sepertinya cukup mewakilkan rumusan yg saya bikin. Dan emg krn 3 org itu msh berkaitan dengan lingkungan saya.
Org pertama itu bapa.. bapa kliatan sehat2 aja meski mungkin banyak pikiran jg, tanggung jawab pekerjaan yg lumayan menguras tenaga dan pikiran. Padahal msh ada kakak2nya yg udh krg sehat..
Org kedua andi yg msh smp anaknya kadinkes yg meninggal krn db (archive march 2006).
Org ketiga tantenya sara usia 30-an yg meninggal seminggu yl krn jatuh di kamar mandi.
Kesannya ketiga org itu sperti yg diambil paksa, bs kita blg musibah. Tp smua jg ada maksudnya. Pastilah smuanya jg dpt hikmah msg2.. tp disini saya mau liat secara menyeluruh dari sisi tatanan makrokosmos. (1.1 trillion woodcutters – zeke & the popo pas bgt jd ost. tulisan ini, brasa melayang)
Alam semesta ini terdiri atas materi-materi. Tiap materi tsb memiliki energi msg2. kadarnya udh diperhitungkan dengan teramat seimbang. Serba berpasangan.. tidak selalu 1 berbanding 1 tetapi secara keseluruhan ia bergerak netral.
"Saat hidup mulai terasa menyesakkan barulah kita sadar ada kebekuan yg harus dilluluhkan. Ada patung yg harus ditumbangkan." –ronny a.
Bapa dulu pernah diamanatin sm eyang untuk ngejaga 3 kakak perempuannya yg paling dikhawatirin. Entah knp nitipnya bukan ke kakak laki-laki bapa. Segala keriweuhan 3 uwa itu pasti ada campur tgn bapa sebagai solusi. 1 per 1 pas udh waktunya meninggal, pas yg terakhir jaraknya cm 1 bulan ke bapa. Tgs bapa udh beres akhirnya diambil jg. citra, kakang atau ibu jg mungkin slama ini ngerasa keenakan smua tanggung jawab ada di bapa. Hidup kita yg mikirin bapa. Istilahnya kita cm nebeng doang. Mungkin krn beban smua tertumpuk di bapa, energinya udh smakin ga seimbang akhirnya ada satu yg harus tumbang. Skrg beban bapa dibagi rata ke diri masing2 citra, kakang jg ibu. Three musketeers..
Andi itu anak bungsu yg sering ditinggal dua org tuanya yg super sibuk. Kakaknya jg udh sering di jatinangor. pak+bu yudi punya tanggung jawab sm masyarakat jabar. Sibuk penyuluhan kesana-kesini. Mungkin krn udh ga seimbang sm kehadiran mreka bersama di rmh akhirnya andi diambil dan setiap ada satu yg tumbang pasti yg lain jd makin solid.
Tantenya sara punya suami yg istilahnya msh blm diterima sm bapaknya. Saking keras hatinya si bapak, yg pasti nyakitin tantenya sara. Akhirnya mungkin Allah blg cukup, kebekuan ini hrs diluluhkan. Tantenya sara diambil, energi si bapak skrg melemah dan udh nrima suami tantenya sara sbg anaknya. Duniapun kembali tenang dan seimbang.
Smuanya skenario Allah.. ketika manusia sampai pada titik puncak ikhtiar, waktunya Allah yg menentukan jalan mana berikutnya yg harus kita mulai..
Ketiga org tsb ga hilang, mreka kini berpadu dgn zat lain menjadi materi baru dgn perbandingan yg tetap. Alam kita terus bergerak.. maka peralihan energi tidak ada putus-putusnya. saling mengisi.. saling menyeimbangkan.. interconnected.
Waktu jaman reformasi jg gt kan.. pas pemerintahan pak harto udh terasa menyesakkan berguguranlah para mahasiswa. Bukan sebagai tumbal, ga ada istilah tumbal.. mereka smua penyeimbang agar pemerintah bergerak menyesuaikan tidak beku diam di tempat.
Tp ga slalu jg hrs sampai ada yg meninggal. Dulu sempet ngrasain jenuh yg sangat akan smua hal. Satu hal yg bertumpuk dgn yg lainnya trasa bgitu memekakkan.. akhirnya sampai pada titik maksimum, titik balik untuk mulai menata segala sesuatu kembali.. smua jg ada titik habisnya untuk terus bergerak mencari keseimbangan baru.. mengalihkan energi kepada hal lain..
Jd kl msh ada yg merasa gada gunanya hidup di dunia, mikir kyk gt udh salah bgt.. kl msh ada disini berarti msh ada fungsinya atau justru blm maksimal ngejalanin fungsinya, blm sampai pada titik puncak ikhtiar jd msh dikasih kesempatan.

"and to love: a god
and to fear: a flame
and to burn a crowd that has a name
and to right or wrong
and to meek or strong
it is known, just scream it from the wall

I've willed, I've walked, I've read
I've talked, I know, I know,
I've been here before

hey, now we won't be raped
hey, now we won't be scared like that

it's the sun that burns
it's the wheel that turns" –live

0 Comments:

Post a Comment

<< Home