a little piece of me

no life has an ordinary story and in the end nothing would really matter

Monday, 22 October 2007

Inside Man to Girl, Interrupted

Inside Man yg main Jodie Foster, Clive Owen. Clive Owen ceritanya seorang Albanian yg ngerampok bank di NY dengan motif membuka kebenaran kejahatan PD II yg berhubungan dengan kehormatan si pemilik bank di NY tsb. Jodie Foster diminta tlg bwt nutupin aib si pemilik bank di NY itu dengan ngasih penawaran sgala macem ke Clive Owen. Suka bgt pas mreka berdua negosiasi. Implicitly smart. Cara berpikir mreka tu sama jd ga perlu banyak kata keluar. Ada satu kalimat yg saya suka yg diucapin Clive Owen, kehormatan itu lebih mahal dari currency apapun di dunia ini. Bener kan? kualitas manusia itu dinilai dari nilai-nilai yg kita pegang. Dan satu quotation lg, money can't buy love.

Girl, Interrupted yg main Winona Ryder, Angelina Jolie. Winona Ryder ceritanya masuk sebuah institusi mental yg nanganin berbagai penyakit jiwa dgn diagnosa bahwa dia ada di perbatasan waras dan sakit. Emg tipis bgt batasnya. Lucu aja liat kelakuan org-orgnya yg ga sadar mreka itu sakit. Kasian emg. Samalah kyk org bahagia, patuduh-tuduh, the grass is always greener on the other side rite? org sakit jiwa jg gt, patuduh-tuduh. Ga akan sadar kita sakit setelah kita ngeliat lagi ke belakang dan mampu melihat apa yg seharusnya. Faktornya pasti beda-beda, tp intinya sama. Dalam hidup ini kita 'merasa', so it's all about adjectives rite? glad, sad, mad, scared, anxious.. a bunch of feelings that we have to hold. Alasannya pasti beda-beda untuk cenderung bereaksi pada batas tertentu, tp yg harus dipelajari adalah bgm mengontrol diri, how to overcome it. Disaat sulit untuk mengontrol gejolak di dalam diri itulah terjadi reaksi ekstrim, sangat agresif atau justru sangat pasif. Menyakiti tubuh, antisosial, sinis.. defensif. Segala bentuk perlindungan dari tekanan yg membuat kita merasa terasing, berbeda dari teman sebaya, sulit menyesuaikan dan ingin segalanya segera berakhir. Death might be something they think the only way out. But actually they're dead already. Manusia mati disaat pikirannya tidak lagi berkembang atau hatinya tidak lagi dapat merasa. Hidup terus bergerak, peralihan energi tidak ada putus-putusnya. Let's open up! Share.. by writing, singing, crying.. whatever jez let it out, don't hold it inside. Let the tears water your soul. So what's normal anyway? I think it's when our mind and heart can go together to give a proportionate reaction. What d'u think? Dan saya sadar Islam menawarkan metode yg paling sempurna. Bgm menjunjung ilmu dan menghidupkan hati. Dgn tauhid, keyakinan laillahaillallah bgm kembali 'nol' disaat semua terasa menyesakkan..

0 Comments:

Post a Comment

<< Home