a piece of Tan Malaka
"Seni seharusnya menguatkan jasmani, pikiran, perasaan, iman. Menguatkan kehendak kita. Bukan sebaliknya seperti candu merusak dada, pelesir larut malam merusak kesehatan, obrolan tak karuan merusak rasa dan kehormatan. Seni mesti berdasar atas hidup! Sebaliknya hidup manusia harus pula berdasarkan seni.
Kuat sehatkanlah badanmu! Pelajari semua ilmu nyata! Kuatkanlah dan berkorbanlah demi masyarakatmu, masyarakat umat manusia! Teguhkanlah imanmu! Kendalikanlah lebih dulu gejolak dalam dirimu,tentu kelak kau akan sanggup mengendalikan gejolak di luar dirimu itu. Barulah engkau sampai pada peradaban yang sebetulnya, yang sempurna yaitu pengendalian gejolak di dalam dan di luar diri untuk masyarakat.
Kalau engkau belum bisa mencapai cita-citamu, jangan lupa menyampaikan cita-citamu itu kepada anak cucumu, saat engkau bersiap kembali ke dunia, yang bukan fana atau baka, melainkan fana-baka, senantiasa berubah-bergerak!"
Tan Malaka~Madilog


5 Comments:
Kau sudah melakukan apa untuk masyarakat cit?
Eh sayang tulisan2 'berisi' lo cuma dikit orang yg baca. Gw promosiin blog lo ya?
Eh gw komen lagi di postingan sebelomnya :)
mm i've done nothing actually,,
ni citra kutip dr tulisannya tan malaka...
Iya tahu, Tan Malaka bukannya komunis? Tapi tulisannya masuk akal juga ya.
Citra ih, pertanyaanku mengenai tape dan peyeum itu haram gak dijawab. Jadi, haram gak?
I found your blog very interesting, you may find My Blog interesting too. Please visit this link http://sigitmoviemagic.blogspot.com to see mine. It’s about movie and stuff, viewed from my own perspective. Thanks.
Post a Comment
<< Home